Abstract :
Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau
konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan
fisiologis tubuh. Anemia juga dapat menyebabkan turunya kinerja otak dan hilangnya
produktivitas kerja (Fahmida ,dkk. 2018).Menurut World Health Organization (WHO) pada
tahun 2019, diperkirakan kematian ibu sebesar 303.000 jiwa atau sekitar 216/100.000
kelahiran hidup di seluruh dunia.
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Hubungan Paritas Terhadap Kejadian Anemia Pada
Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD puskesmas weeluri.
Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini
adalah jumlah seluruh ibu hamil TM III yaitu 55 responden di UPTD Puskesmas Weeluri
bulan September - November tahun 2022. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini yaitu
total sampling. Data yang telah dikumpulkan sesuai dengan kriteria inklusi yang telah
ditentukan kemudian dimasukkan ke dalam tabel dan diolah dengan menggunakan SPSS.
Hasil : hasil analisis univariat dari 55 responden paritas beresiko sebesar 45.5 % dan
responden sebagian besar anemia sebesar 78.2 %. Berdasarkan uji statistik chi-square
diketahui P value 0,766. Dimana nilai P > ? (0,05).
Simpulan : tidak ada hubungan antara Paritas Responden dengan Kejadian Anemia pada ibu
hamil di UPTD Puskesmas Weeluri. Hasil uji Odd ratio 1.217 memberikan arti bahwa paritas
multi dan grandepara memiliki 1.2 kali resiko mengalami anemia pada ibu hamil.