Abstract :
Secara nasional target pelayanan kunjungan Antenatal sudah sesuai dengan target
pelayanan kunjungan antenatal care (ANC) sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu 95%
pada tahun 2015. Yang menjadi masalah yaitu kurangnya pencapaian dari target yang ditentukan.
Ada beberapa banyak faktor yang menjadi penyebab keadaan tersebut, menurut teori Green
dalam Notoatmodjo (2016) terdapat faktor predisposisi (umur, pendidikan, pekerjaan, dan sikap
ibu hamil), faktor pemungkin (sarana dan prasarana, transport, penghasilan keluarga, jarak dan
fasilitas kesehatan) dan faktor penguat (sikap dan perilaku kesehatan).
Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan
Analisis Data Sekunder (ADS). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 295 ibu hamil TM 3
pada tahun 2022. jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 38,62 atau dibulatkan menjadi 39
responden. Dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling probability sampling. Analisis
data yang digunakan analisis univariat dan bivariate menggunakan chi-square
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan dari uji analisis bivariat diperoleh nilai
p<0,000 yang artianya ada hubungan antara umur dengan kunjungan K4. Berdasarkan dari hasil
uji analisis bivariate didapatkan hasil nilai p<0,012 yang artinya ada hubungan antara pendidikan
dengan kunjungan K4. Berdasarkan dari hasil uji analisi bivariate p<0,000 berarti ada hubungan
antara perkerjaan dengan kunjungan K4. Berdasarkan dari hasil uji analisis bivariate didapatkan
hasil nilai p<0,012 yang artinya ada hubungan antara paritas dengan kunjungan K4.
Diharapkan pihak puskesmas lebih meningkatkan lagi pemahaman tentang kunjungan ANC
secara lengkap terhadap ibu hamil agar ibu hamil yang mengalami hal-hal patologis dapat
diatasi.
Kata Kunci : Pencapaian K4
Referensi : 25 (2010-2021)