DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB AKDR DI DESA BRINGIN KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Asmara Nugra, Bunga
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2024-02-18 06:35:48 
Abstract :
AKDR merupakan salah satu cara efektif yang sangat diprioritaskan pemakaiannya oleh BKKBN, karena tingkat keefektifitasannya yang tinggi. KB AKDR di Indonesia pada tahun 2022 angka penggunaanya masih sangat sedikit yaitu 8,35%. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Bringin dari 1011 peserta KB aktif penggunaan kontrasepsi yang tertinggi adalah KB suntik dengan 334 akseptor dan AKDR berada di urutan ke empat dengan jumlah 143 akseptor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik akseptor KB AKDR di Desa Bringin Kabupaten Semarang. Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross seccional. Populasi adalah seluruh akseptor KB AKDR di Desa Bringin sebanyak 143 responden, teknik pengambilan sampling menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 143 responden, instrumen yang digunakan adalah data rekam medis, analisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil : Analisis univariat didapatkan hasil gambaran karakteristik akseptor KB dari 143 responden sebagian besar dengan usia 20-35 tahun sebanyak 75 responden (52,4%), pendidikan menengah sebanyak 115 responden (80,4%), dan multipara sebanyak 119 responden (83,2%),. Kesimpulan dan saran : Gambaran karakteristik akseptor KB AKDR di Desa Bringin adalah usia reproduksi sehat (20-35 tahun), pendidikan menengah (SMA), dan multipara. Tenaga kesehatan mempertahankan keaktifannya dalam melakukan kegiatan promotif. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo