Abstract :
Saat ini, hampir setiap orang memiliki alat teknologi berupa gadget yang tidak hanya
digunakan oleh orang dewasa tetapi juga oleh bayi dan anak prasekolah. Kecanduan gadget
dapat mempengaruhi perkembangan otak anak karena produksi hormon dopamine yang
berlebihan mengganggu kematangan fungsi prefrontal korteks yaitu mengotrol emosi, kontrol
diri, tanggung jawab, pengambilan keputusan dan nilai-nilai moral lainnya. Sehingga dapat
menimbulkan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Penelitian ini untuk
mengetahi hubungan durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial balita di sekadau
hilir Kalimantan barat tahun 2023
Desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam
peneltiian ini 208 dan sampel pada penelitian sebanayk 104. Sampling yang digunakan
aksidental sampling. Pengumpulan data menggunakan keusioner durasi penggunaan gadget
dan perkembangan sosial balita. Analisis data menggunkaan analisis univariat deskripsi
frekuensi dan analisis bivariate menggunakan chi square.
Hasil penelitian mnunjukkan bahwa sebagian dari responden 57,7% durasi penggunaan
gadget normal, sebagian dari responden 55,8% memiliki perkembanagn sosial balita baik dan
ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial
balita di desa sekadau hilir (0,001 <0,05).
Kepada orang tua membatasai penggunaan gadget dan mendampingi anak ketika
menggunakan gadget (bijak dalam menggunakan gadget) sehingga perkembangan sosial balita
dalam keadaan baik.
Kata Kunci : Gadget, Balita, Perkembangan Sosial
Referensi : 2010-2021