DETAIL DOCUMENT
Gambaran Ibu Hamil yang tidak melakukan KI Murni di Puskesmas Kota Atambua
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
LOU MANU, APLONIA
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2024-02-19 12:47:18 
Abstract :
Latar Belakang: Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) wajib dilakukan oleh ibu hamil sebanyak enam kali selama masa kehamilan. Banyak factor yang mempengaruhi tingkat kunjungan ibu hamil. Kunjungan pertama (K1) murni (kunjungan pada usia kehamilan 0-12 minggu) belum mencapai 100% di kabupaten Belu, maupun di Puskesmas kota. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran ibu hamil yang tidak melakukan KI murni di Puskesmas Kota Atambua, mengetahui ibu hamil yang tidak melakukan KI murni berdasarkan Usia Reproduksi di Puskesmas Kota Atambua dan untuk mengetahui ibu hamil yang tidak melakukan KI murni berdasarkan paritas Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan ?cross sectional? jumlah populasi 103 ibu hamil, pengambilan sampel secara Total Sampling. 103 ibu hamil. Hasil Penelitian: Dari 103 ibu hamil yang tidak melakukan K1 murni berdasarkan usia reprodusi terdapat 26 (25,24%) yang reproduksi tidak sehat. dan dari 103 ibu hamil yang tidak melakukan K1 murni berdasarkan usia reproduksi terdapat 77 (74,74 %) yang reproduksi sehat. Berdasarkan data kohort, ditemukan ibu hamil yang tidak melakukan K1 murni paling banyak pada usia reproduksi sehat (20- <35 tahun) yaitu 77 orang (74.75%), dan dari dari 103 ibu hamil yang tidak melakukan KI murni berdasarkan paritas terdapat sebanyak 62 orang (60.19%) dengan multipara. Pada primipara yang tidak melakukan K1 murni adalah 36 orang (34.95%) dan grande multipara 5 orang (4.85%) Simpulan: Ditemukan bahwa paling banyak ibu yang tidak melakukan K1 murni adalah ibu pada usia reproduksi sehat dan paritas multipara. Kata Kunci: ibu hamil, K1 murni, usia, paritas 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo