Abstract :
Latar Belakang : Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin
(Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Faktor usia dan gravida juga
mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil. Berdasarkan data ibu hamil di
Desa Tlompakan pada bulan Maret ibu hamil yang mengalami anemia sebanyak 4
orang, sedangkan pada bulan Juli 2023 sebanyak 10 ibu hamil Tujuan dari
penelitian ini untuk Mengetahui hubungan antara usia dan gravida dengan kejadian
anemia pada ibu hamil di Desa Tlompakan Kecamatan Tuntang.
Metode : Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah
penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 responden ibu
hamil, dan sampel penelitian ini adalah seluruh populasi ibu hamil yang berjumlah
20. Teknik sampel menggunakan total sampling. Instrumen ini menggunkan buku
KIA.
Hasil : Ibu hamil di usia beresiko < 20 tahun dan > 35 tahun sebanyak 9 responden
(45%). Sebagian besar ibu hamil di multigravida sebnyak 12 responden (60%). Ibu
hamil tidak mengalami anemia sebanyak 12 responden (60%). Berdasarkan analisis
uji statistik chi square hubungan antara usia ibu dengan kejadian anemia pada ibu
hamil di dapatkan hasil p 0,025 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa 0,025 lebih
kecill dari 0,05 maka Ha diterima. Selanjutnya hasil uji statistik chi square
hubungan antara gravida dengan kejadian anemia di dapatkan hasil p 0,361> 0,05.
Hal ini menunjukkan bahwa 0.361 lebih besar dari 0,05 maka H0 ditolak.
Kesimpulan : tidak terdapat hubungan antara gravida dengan kejadian anemia pada
ibu hamil, hal ini disebabkan karena gravida bukan satu- satunya faktor penyebab
anemia melainkan ada faktor lain yaitu salah satunya adalah faktor usia..
Diharapkan ibu hamil rutin meminum tablet Fe dan memenuhi gizi saat hamil untuk
menghindari anemia.
Kata kunci : Usia Ibu, Gravida, Anemia Ibu Hamil