Abstract :
Latar Belakang : kontrasepsi merupakan pencegahan terbuahinya sel telur oleh sperma , pencegahan menempelnya sel telur yang telah dibuahi ke dinding rahim (Anggraini et al., 2019) menurut WHO jumlah penggunaan kontrasepsi hormonal di seluruh dunia yaitu sebanyak 4.000.000 atau sekitar 45 % . dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa 1 orang akseptor yang mmengalami kehamilan akibat terjadinya kegagalan KB , tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi Hormonal. Metode : Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2023 ? Maret 2023. Populasi adalah keseluruhan individu yang dianggap memiliki satu atau lebih ciri yang sama , sehingga merupakan suatu kelompok. Populasi pada penelitian ini adalaah akseptor yang menggunakan alat kontrasepsi hormonal di BPM Ramah Desa Cibening Kec. Setu Kab. Bekasi sebanyak 139 akseptor. Hasil : menunjukkan bahwa pengetahuan responden mengenai alat kontrasepsi hormonal di BPM Ramah Desa Cibening Kec. Setu Kab. Bekasi pada tahun 2023 berpengetahuan Baik sebanyak 19 responden (61,3%) berpengetahuan cukup sebanyak 10 responden (32,3%) dan berpengetahuan kurang sebanyak 2 responden (6,4%). Kesimpulan : dari hasil pengetahuan ini menunjukkan bawah pengetahuan responden tentang metode kontrasepsi hormonal di BPM Ramah Desa Cibening Kec. Setu Kab. Bekasi pada tahun 2023 berpengetauhan baik.