Abstract :
Hernia adalah penonjolan atau keluarnya isi tubuh (biasanya abdomen)
melalui defek atau bagian terlemah dari dinding rongga yang bersangkutan.
Berdasarkan data yang diperoleh, kabupaten kendal tepatnya di RS Charlie
hospital pada tahun 2022 terdapat 117 penderita Hernia inguinalis dengan
tindakan prosedur yaitu herniorraphy dan herniotomi. Tindakan operasi biasanya
selalu diperlukan yaitu tindakan pembedahan hernioraphy mulai dari mengikat
leher hernia dan menggantungkannya pada conjoint tendon. Tujuan penulisan ini
untuk mengetahui Pengelolaan Nyeri Akut Pada Post Herniorraphy Di Rumah
Sakit Charlie Hospital Kendal.
Metode yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ini yaitu deskriptif
berupa pengelolaan nyeri akut dengan pendekatan asuhan keperawatan yang
meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi
keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Pengelolaan nyeri akut dilakukan 3 hari
dengan menggunakan terapi teknik relaksasi nafas dalam. Hasil pengelolaan yang
dilakukan didapatkan masalah nyeri akut belum teratasi dengan data pasien
mengatakan masih terasa nyeri pada luka operasi, wajah pasien tampak meringis
kesakitan dengan skala 7. Instansi kesehatan diharapkan dapat mengoptimalkan
perawatan pasien pasca operatif yang mengalami nyeri.