Abstract :
Latar Belakang : Praktik kebersihan diri saat menstruasi sangat diperlukan bagi
setiap perempuan terlebih bagi perempuan yang mengalami retardasi mental.
Pengetahuan tentang menstrual hygiene pada remaja disabilitas sama pentingnya
untuk diketahui, bukan hanya pada remaja normal. Akan tetapi pada kenyataannya
pengetahuan remaja disabilitas tentang menstrual hygiene masih kurang. Sehingga
pentingnya pemberian ilmu pengetahuan tentang menstrual hygiene pada anak
dengan retardasi mental tidak lain untuk menghindari hal-hal pada buruk terjadi
pada kesehatan reproduksi di masa mendatang.
Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan menstrual hygiene sebelum
dan sesudah diberikan edukasi dengan video animasi pada anak retardasi mental
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experimental design dengan
pendekatan one group pre test ? post test design. Populasi yang digunakan adalah
siswa putri kelas VII SMPLB ? XII SMALB dengan kategori C di SLB Negeri
Ungaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan
jumlah sampel 22 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner personal
hygiene saat menstruasi yang dimodifikasi dari penelitian Nugraheni, 2019.
Hasil : Hasil penelitian rata-rata sebelum diberi edukasi didapatkan hasil 47,54.
Setelah diberi edukasi didapatkan rata-rata sebesar 55,14. Setelah di uji dengan uji
Paired T-Test dengan nilai p-value = 0,000 < ? = 0,05.
Kesimpulan : Terdapat perbedaan pengetahuan menstrual hygiene beleum dan
sesudah diberikan edukasi dengan video animasi pada anak retardasi mental.
Saran : Diharapkan video animasi dapat digunakan sebagai media untuk
menggalakkan edukasi menstrual hygiene pada anak retardasi mental.
Kata Kunci : Retardasi Mental, Menstrual Hygiene, Video Animasi
Daftar Pustaka : 2016 - 2023