Abstract :
Latar Belakang: Keluarga merupakan sumber dukungan paling utama. Dukungan
yang diberikan dilihat dari 4 dimensi, yaitu emosional, penghargaan, instrumental,
dan informasi. Disampaikan juga bahwa dukungan dari keluarga berkaitan erat
dengan kepatuhan pasien. Dukungan keluarga sangat diperlukan untuk memberi
keamanan dan kenyamanan baik fisik dan psikologis seseorang saat mengalami sakit.
Penatalaksanaan DM dengan pendekatan keluarga paradigma sehat untuk pasien DM
adalah suatu konsep atau cara pandang tentang kesehatan dimana pelaksanaannya
mementingkan peran serta dari keluarga untuk hidup sehat guna meningkatkan
kualitas hidup agar meminimalisir komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita
Diabetes Melitus di Puskesmas Karanganom Kabupaten Klaten.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Analitik dengan pendekatan kuantitatif
yang menggunakan desain atau rancangan deskriptif korelasional, sampel dalam
penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampeling dengan jumlah sampel 93
responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan
kuesioner kualitas hidup penderita DM (DQOL). Analisis statistik menggunakan
Rank Spearman.
Hasil: Hasil menunjukan dukungan keluarga hampir setengahnya baik (49,5%), dan
setengahnya dengan kualitas hidup baik (50,5%). Berdasarkan hasil penelitian dengan
uji statistik Rank Spearman di peroleh nilai koefisien kolerasi 0,691** dan ? value =
0,000 dengan nilai signifikasn <0,05.
Kesimpulan: Ada Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup
Penderita Diabetes Melitus Tipe di Puskesmas Karanganom Kabupaten Klaten. Dari
hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan informasi ilmu
pengetahuan tentang Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup
Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Karanganom Kabupaten Klaten.
Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Kualitas hidup, DM