Abstract :
ISPA adalah penyakit saluran pernapasan yang menyerang mulai dari hidung
sampai ke alveoli paru-paru dengan gejala yang muncul seperti demam, batuk,
pilek, sesak nafas yang dapat berlangsung selama 14 hari. Masalah keperawatan
yang muncul pada penderita ISPA adalah bersihan jalan napas tidak efektif
dimana klien mengalami ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi
jalan nafas untuk mempertahankan jalan nafas tetap paten. Batuk efektif sangat
direkomendasikan dalam pengeluaran sekret bagi penderita ISPA. Tujuan dari
penulisan Karya Tulis Ilmiah ini untuk mengambarkan pengelolaan bersihan jalan
napas tidak efektif pada pasien ISPA di RS Charlie Hospital Kendal. Jenis
penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan
keperawatan yang meliputi pengkajian, analisa data, perumusan diagnosa,
perencanaan, implementasi keperawatan dan evaluasi. Pengelolaan bersihan jalan
napas tidak efektif dilakukan selama 3 hari, dengan implementasi yang dilakukan
meliputi mengkaji tanda-tanda vital, mengkaji kemampuan batuk, memposisikan
semi-Fowler, mengajarkan dan latihan batuk efektif, edukasi penyakit ISPA
dengan media poster. Hasil pengelolaan didapatkan bersihan jalan napas
meningkat dan masalah teratasi. Diharapkan perawat dapat memperbanyak
edukasi tentang ISPA pada pasien dan keluarga menggunakan poster yang
menarik.