Abstract :
Latar Belakang : Gula darah pada penderita DM yang tidak terkendali mengakibatkan
peningkatan komplikasi, risiko rawat inap sehingga meningkatkan biaya perawatan. Salah satu
faktor yang mempengaruhi pengendalian gula darah adalah efikasi diri. Efikasi diri mendorong
proses kontrol diri untuk mempertahankan perilaku yang dibutuhkan dalam mengelola perawatan
diri pada penderita DM.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kadar gula darah pada penderita
diabetes melitus di Puskesmas Pegandon.
Metode : Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional.
Penelitian dilakukan di Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal Jawa Tengah pada bulan
Agustus 2023. Populasi dalam penelitian ini pasien DM dengan jumlah sampel sebanyak 89
orang yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah
kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square.
Hasil : Penderita DM sebagian besar mempunyai efikasi diri kategori tinggi (40,4%) dan
mempunyai kadar gula darah kategori tinggi (52,8%). Ada hubungan yang signifikan antara
efikasi diri dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Pegandon
Kabupaten Kendal Jawa Tengah, dengan p value=0,000?0,05.
Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kadar gula darah pada
penderita diabetes melitus di Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal Jawa Tengah.
Saran : Penderita DM sebaiknya mengendalikan gula darah dengan mengelola asupan
karbohidrat sesuai dengan yang direkomendasikan tenaga kesehatan.
Kata Kunci : Kadar gula darah, Efikasi diri, Pasien Diabetes Melitus
Kepustakaan : 45 (2014-2022)