Abstract :
Latar Belakang: Nyeri merupakan keluhan utama yang sering dikeluhkan
pasien Carcinoma paru. Relaksasi otot progresif memiliki pengaruh yang
signifikan dalam mengurangi nyeri pada pasien kanker paru. Oleh karena itu
peran perawat sebagai pelaksana, pengelola, peneliti, dan pendidik sangat
diperlukan untuk membantu pasien dan keluarga dalam upaya mengatasi nyeri.
Tujuan :Untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tingkat
nyeri kanker paru di RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Metode :Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi intervensi (Quasi
experimentdesign).Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 21 kelompok
intervensi dan kontrol. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner
dengan uji normalitas dan simple paired t-test.
Hasil : Hasil penelitian di dapatkan nyeri sesudah diberi perlakuan dalam
kelompok intervensi kategori berat sebanyak 1 responden (4,8%) dan
didapatkan kelompok control sesudah diberikan dalam kategori berat sebanyak
17 orang (81%).
Kesimpulan :Menunjukan adanya pengaruh yang signifikan terhadap
pemberian terapi dalam menurunkan kualitas nyeri pasien kanker paru di
RSUD Dr. Moewardi Surakarta, karenahasil uji statistik menggunakan t-test
nilai signifikasinya sebesar 0.000 yaitu < 0,05.
Saran : Penelitian ini disarankan untuk diterapkan dalam pelayanan di rumah
sakit baik sebagai terapi non fisiologi tunggal maupuk kombinasi dengan
metode nonfarmakologi yang lain dalam tingkat nyeri pada pasien kanker paru.
Kata Kunci : Relaksasi otot progresif , Nyeri, Kanker Paru