Abstract :
Cemaran senyawa nitrit dalam air minum isi ulang menjadi
salah satu parameter kimia yang harus memenuhi persyaratan PERMENKES NO
492/MENKES/PER/IV/ 2010. Adapun kandungan nitri yang diperbolehkan tidak
lebih dar 3 mg/L. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nitrit
dalam air minum isi ulang pada 16 kecamatan yang ada di kota Semarang.
Metode: Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua air minum
isi ulang di Kota Semarang. Sampel yang digunakan yaitu 16 depot air isi ulang
dari setiap Kecamatan yang ada di Kota Semarang. Identifikasi kualitatif warna
menggunakan pereaksi griess. metode validasi yang digunakan adalah linieritas,
presisi, akurasi, LOD dan LOQ. Pereaksi yang digunakan adalah larutan greiss.
Instrument yang digunakan adalah Spektrofotometri UV-VIS.
Hasil : Panjang gelombang maksimum sebesar 546,5 nm. Operating time pada
menit ke 18 sampai 28. Regresi linier Y=0,223643 x + 0,129744 dan nilai korelasi
r= 0,9988, menunjukan nilai linearitas yang sangat baik karena nilai r < 1. Nilai
% RSD nya sebesar 0,31% menunjukan bahwa pengujian presis yang dilakukan
memberikan keterulangan yang baik karena nilai RSD < 2%. Nilai recovery
sebesar 87,1 % menunjukan bahwa nilai recoveri yang dihasilkan baik karena
memenuhi syarat akurasi yaitu berada dalam rentang 80-110 %. LOD 0,1106
sedangkan nilai LOQ nya adalah 0,3688 lebih kecil dari 1,0-3,0 ppm menujukan
bahwa konsentrasi analit yang digunakan (1,0-3,0 ppm) dapat digunakan . Dari
seluruh analisi nitrit pada 16 sampel semua sampel negatif atau tidak ada yang
teridentifikasi mengandung senyawa nitrit.
Kesimpulan: Air minum isi ulang dikota semarang tidak mengandung cemaran
senyawa nitrit.