Abstract :
Latar Belakang: Seiring dengan proses penuaan, lansia rentan terhadap gangguan kesehatan
fisik, dan perubahan fisiologis salah satunya penyakit hipertensi. Hipertensi pada lanjut usia
mempunyai efek buruk pada kualitas hidupnya. Kualitas hidup merupakan persepsi atau
penilaian subjektif individu yang mencakup dimensi fisik, dimensi psikologi, dimensi
hubungan sosial dan dimensi lingkungan. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam
meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia dengan hipertensi.
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelasional dan
menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang
mengalami hipertensi sebanyak 150 orang, sampel penelitian sebanyak 109 orang dengan
menggunakan teknik proporsional random sampling. Analisa data uji Rank-Spearman.
Hasil Penelitian: Sebagian besar dukungan keluarga dengan kategori baik yaitu sebanyak 87
responden (79.8%) dan kualitas hidup lansia yang mengalami hipertensi sebagian besar
memiliki kualitas hidup sedang yaitu sebanyak 71 responden (61.5%). Hasil Uji Rank
Spearman di dapatkan pvalue= 0.044 < 0.05.
Simpulan: Ada hubungan signifikan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia yang
mengalami Hipertensi di Desa Gonoharjo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal.
Kata kunci: hipertensi, dukungan keluarga, kualitas hidup
Daftar pustaka: 36 (2010-2020)