Abstract :
Prevelensi ibu yang tidak menyusui di Indonesia pada tahun 2014 sebesar 15,6% dan mengalami kenaikan pada tahun 2015 yaitu sebesar 37,12% menyebabkan terjadinya bendungan ASI. Berdasarkan data yang dicatat pada bulan Oktober ?November 2018, ada 12 Ibu Nifas dan 25% dari mereka mengalami masalah bendungan ASI.
Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan pada ibu nifas Ny. I dengan bendungan ASI di BPM Ruji Aminah Kecamatan Ambarawa dengan menggunakan manajemen kebidanan tujuh langkah varney.
Asuhan : Asuhan kasus bendungan ASI pada Ny. I adalah melakukan breastcare selama 4 hari berturut-turut dan pijat oksitosin dua kali sehari selama 2-3 menit serta mengajarkan teknik menyusui yang benar.
Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Ny. I pada tanggal 21-24 mei 2019 dengan perawatan payudara dan pijat oksitosin payudara sudah tidak bengkak, tidak nyeri dan ASI keluar lancar.
Kesimpulan : Breastcare dan pijat oksitosin yang dilakukan selama 4 hari berturut-turut mampu mengatasi bendungan ASI.
Saran : Diharapkan tenaga kesehatan berperan aktif dalam pemantauan kesehatan ibu dan bayi khususnya pada masa nifas dengan bendungan ASI agar tidak terjadi masalah dalam pemberian ASI.