DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KELENGKAPAN INFORMASI OBAT DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KEN SARAS KABUPATEN SEMARANG PERIODE JULI 2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Nur Fatah, Burhan
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2024-03-14 04:34:59 
Abstract :
Penyediaan informasi obat memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien akan meningkatkan kepatuhan minum obat pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian pelayanan informasi obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Ken Saras, berdasarkan Permenkes Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan metode prospektif yang bersifat deskriptif, peneliti hanya melakukan pengamatan dan mencatat secara sistematis dengan menggunakan checklist yang berisi komponen informasi obat yang dilakukan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Ken. Komponen-komponen informasi obat tersebut meliputi nama obat, kegunaan obat, cara penggunaan obat, dosis obat, efek samping obat dan penyimpanan obat. Analisis data secara deskriptif berupa karakteristik pasien dan persentase kelengkapan dan penentuan kategori PIO berdasarkan persentase tersebut. Hasil: PIO di Instalasi Farmasi Rawat Jalan di RS Ken Saras dilakukan oleh tenaga teknis kefarmasian berlatar belakang pendidikan S1 Farmasi dan D3 Farmasi. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 100 pasien terdiri dari laki-laki 41 %, perempuan 59%, dengan usia paling banyak pada 46-55 tahun (24%). Evaluasi kelengkapan PIO meliputi nama obat, kegunaan obat, cara penggunaan obat, dosis obat 100%, potensi efek samping sebesar 46%, dan informasi penyimpanan obat 70%. Simpulan: Penyampaian informasi obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS Ken Saras termasuk kategori baik pada informasi, nama obat, kegunaan obat, cara penggunaan obat, dosis obat (100%), sedangkan informasi efek samping obat termasuk dalam kategori kurang(46%) dan penyimpanan obat kategori cukup (70%). 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo