Abstract :
Penyediaan informasi obat memegang peranan penting dalam
meningkatkan kualitas hidup pasien dan memberikan pelayanan yang berkualitas
kepada pasien akan meningkatkan kepatuhan minum obat pasien. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian pelayanan informasi obat di
Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Ken Saras, berdasarkan Permenkes
Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode prospektif yang bersifat deskriptif,
peneliti hanya melakukan pengamatan dan mencatat secara sistematis dengan
menggunakan checklist yang berisi komponen informasi obat yang dilakukan di
Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Ken. Komponen-komponen informasi
obat tersebut meliputi nama obat, kegunaan obat, cara penggunaan obat, dosis
obat, efek samping obat dan penyimpanan obat. Analisis data secara deskriptif
berupa karakteristik pasien dan persentase kelengkapan dan penentuan kategori
PIO berdasarkan persentase tersebut.
Hasil: PIO di Instalasi Farmasi Rawat Jalan di RS Ken Saras dilakukan oleh
tenaga teknis kefarmasian berlatar belakang pendidikan S1 Farmasi dan D3
Farmasi. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 100 pasien terdiri dari laki-laki 41
%, perempuan 59%, dengan usia paling banyak pada 46-55 tahun (24%). Evaluasi
kelengkapan PIO meliputi nama obat, kegunaan obat, cara penggunaan obat, dosis
obat 100%, potensi efek samping sebesar 46%, dan informasi penyimpanan obat
70%.
Simpulan: Penyampaian informasi obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS Ken
Saras termasuk kategori baik pada informasi, nama obat, kegunaan obat, cara
penggunaan obat, dosis obat (100%), sedangkan informasi efek samping obat
termasuk dalam kategori kurang(46%) dan penyimpanan obat kategori cukup
(70%).