Abstract :
Latar belakang: Anak usia sekolah merupakan anak dengan rentang 6-12 tahun.
Anak rentan mengalami kekerasan verbal. Faktor kekerasan verbal yaitu faktor
internal seperti pengetahuan dan pengalaman, serta faktor eksternal seperti
ekonomi dan lingkungan. Salah satu dampak kekerasan verbal adalah kecemasan.
Tidak sedikit anak yang mengalami kecemasan akibat kekerasan verbal.
Kecemasan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kecemasan jangka
panjang, dapat dikaitkan dengan fobia sosial dan depresi berat, serta dapat
meningkatkan risiko bunuh diri.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kekerasan verbal dan tingkat
kecemasan pada anak usia sekolah.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan
cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tehnik total sampling dengan
jumlah sampel sebanyak 120 responden. Instrument yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji rank spearman.
Hasil: Hasil penelitian sebagian besar anak mengalami kekerasan verbal tingkat
sedang sejumlah 54 anak (45%), anak mengalami kecemasan tingkat sedang
sejumlah 50 anak (41,7%). Hasil uji statistik rank spearman didapatkan p value
0,000 yang berarti ada hubungan antara kekerasan verbal dengan tingkat
kecemasan terhadap anak usia sekolah.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kekerasann verbal dengan tingkat
kecemasan anak di MI Al Hamidiyyah Pancur.
Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya bisa mengontrol faktor yang
mempengaruhi kekerasan verbal seperti latar belakang pendidikan dan pekerjaan,
selain itu faktor yang mempengaruhi kecemasan yaitu perilaku anak.
Kata kunci : kekerasan verbal, kecemasan, anak usia sekolah
Kepustakaan : 43 (2011-2020)