Abstract :
Latar Belakang: Pasien GGK dengan hemodialisa (HD) menghadapi berbagai
masalah mulai finansial hingga ketakutan menghadapi kematian sehingga
menurunkan kualitas hidupnya. Kualitas hidup yang rendah dan tidak tertangani
menghambat proses terapi dan meningkatkan mortalitas. Salah satu faktor yang
berhubungan dengan kualitas hidup pasien GGK dengan HD adalah lama
menjalani HD
Tujuan : Mengetahui hubungan hubungan lama menjalani hemodialisa dengan
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Klinik Ginjal & Hipertensi Lestari
Semarang.
Metode Penelitian: desain penelitian ini korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Penelitian dilakukan bulan April 2023 di Klinik Ginjal dan Hipertensi
Lestari Semarang dengan populasi seluruh pasien yang menjalani hemodialisa
rutin 2 kali setiap minggunya sebanyak 150 pasien/bulan. Sampel yang diteliti
sebanyak 109 pasien diambil dengan teknik accidental sampling. Instrument yang
digunakan WHOQoL-BREF. Data dihitung menggunakan uji spearman-rank
yang diolah dengan program pegnolahan data SPSS.
Hasil Penelitian: Sebagian besar responden menjalani hemodialisa selama 13-24
bulan (46,8%) dan mempunyai kualitas hidup kategori sedang (55,0%). Ada
hubungan bermakna lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien
gagal ginjal kronik di Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari Semarang (pv =
0,048<005).
Simpulan: Ada hubungan yang bermakna lama menjalani hemodialisa dengan
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Klinik Ginjal dan Hipertensi Lestari
Semarang.
Kata kunci : Gagal Ginjal Kronik, Kualitas Hidup, Pasien GGK
Daftar Pustaka : 25 (2010-2020)