Abstract :
DM tipe 2, hiperglikemia adalah hasil dari produksi insulin
yang tidak adekuat dan ketidakmampuan tubuh untuk merespon insulin secara
sepenuhnya, didefinisikan sebagai resistensi insulin.
Metode : Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental (observasional)
dengan rancangan penelitian deskriptif evaluatif yang bersifat retrospektif. Sampel
dalam penelitian ini sejumlah 40 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data di
analisa menggunakan analisa deskriptif.
Hasil : Berdasarkan penelitian mayoritas penderita Diabetes Melitus tipe 2
terdapat pada kelompok usia lansia akhir 56-65 tahun sebesar 37,5% dengan
frekuensi penderita sebanyak 15 orang. Dari 40 pasien Diabetes Melitus Tipe 2
untuk OAD tunggal terbanyak 8 pasien (20%) dengan monoterapi diberikan
metformin, monoterapi insulin terbanyak 6 pasien (15%) diberikan insulin aspart,
sedangkan OAD kombinasi terbanyak 6 pasien (15%) diberikan Insulin Glargin +
Insulin Aspartat.
Kesimpulan : Gambaran penggunaan golongan obat antidiabetik yang paling
banyak digunakan pasien di Instalasi Rawat Inap dr. Gondo Suwarno adalah obat
oral golongan biguanid yaitu metformin sebanyak 8 pasien 20%.