Abstract :
Kandungan utama dari minyak cengkeh ini adalah senyawa fenol,
yakni eugenol, eugenol asetat dan asam galat, serta flavonoid. Terdapat zat aktif
pembunuh bakteri yang terkandung dalam tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum
L.) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar flavonoid dan juga
menganalisis aktivitas antibakteri ekstrak daun dan bunga cengkeh.
Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental
laboratorium. Ekstraksi daun dan bunga cengkeh (Syzigium aromaticum L.)
kemudian dilanjutkan dengan penentuan kadar flavonoid. Uji aktivitas antibakteri
menggunakan metode difusi cakram terhadap bakteri Propionibacterium acnes
dengan konsentrasi 10%, 20% dan 50%. Analisis data menggunakan SPSS versi
23.
Hasil: Hasil kadar flavonoid Kadar flavonoid total ekstrak daun dan bunga cengkeh
sebesar 50,667 mg/QE dan sebesar 64,976 mg/QE. Diameter zona hambat ekstrak
daun dan bunga pada konsentrasi 10%, 20% dan 50% berturut-turut adalah 5,58
mm, 8,72 mm, 13,7 mm, 6,11 mm, 9,70 mm dan 15,63 mm.
Kesimpulan: Kadar flavonoid total ekstrak daun cengkeh (Syzigium aromaticum
L.) sebesar 50,667 ± 0,175 dan ekstrak bunga cengkeh (Syzigium aromaticum L.)
sebesar 64,976 ± 0,175. Berdasarkan hasil pengujian bakteri menunjukkan bahwa
ekstrak etanol daun dan bunga cengkeh memiliki aktivitas menghambat
pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat.