Abstract :
Latar Belakang : Penderita hipertensi merasakan dampak penyakitnya, sehingga
menimbulkan konflik mental diantaranya cemas dan timbul pikiran negatif sebagai
akibat terhadap stimulus yang dipersepsikan sebagai sesuatu yang tidak
menyenangkan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut akan membahayakan
penderita.
Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat kecemasan dan kemampuan mengontrol
pikiran negatif pada penderita hipertensi
Metode : Desain pada penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan
cross sectional. Populasi yang diteliti penderita hipertensi di Klinik Yonzipur
Banyubiru, Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang dengan jumlah sampel 15
orang, diambil mengunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian
variabel kecemasan adalah HARS, sedangkan kemmapuan mengontrol pikiran
negatif adalah ATQ. Data dianalisis menggunakan rumus distribusi frekuensi yang
diolah menggunakan SPSS.
Hasil : Tingkat kecemasan sebagian besar cemas sedang yatu sebanyak 15 orang
(30,0%) dan kemampuan mengontrol pikiran negatif sebagian besar kategori buruk
yaitu sebanyak 27 orang (54,0%).
Kesimpulan : Penderita Hipertensi sebagian besar mempunyai tingkat kecemasan
kategori sedang dan kemampuan mengontrol pikiran negatif sebagian besar kategori
buruk.
Saran : Penderita hipertensi menggunakan terapi sebagai salah satu alternatif untuk
menurunkan kecemasan dan meningkatkan kemampuan mengontrol pemikiran
negatif dengan pendampingan dari tenaga ahli.
Kata Kunci : tingkat kecemasan, kemampuan mengontrol pikiran negatif, hipertensi
Kepustakaan : 40 (2013-2022)