Abstract :
Latar Belakang :Perawat yang sudah menikah akan memiliki peran dan tanggung jawab ganda
sebagai ibu rumah tangga dan wanita karir. Kedua peran ini membutuhkan waktu dan perhatian
penuh dalam pemenuhannya. Hal yang dapat muncul dari kedua peran ini yaitu stres kerja karena
peran ganda.
Tujuan penelitian : Untuk Mengetahui hubungan konflik peran ganda terhadap tingkat stres
kerja perawat wanit di RSU Balikpapan Baru Tahun 2023
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat wanita di ruang rawat inap RSU
Balikpapan Baru berjumlah 30 perawat.Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan Total
sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30. Instrument penelitian menggunakan kuesioner
konflik peran ganda dan ENSS. Analisis data menggunakan analisis statistic Spearman rho.
Hasil Penelitian : Didapatkan sebagian besar responden dengan konflik peran ganda tinggi
yakni sebanyak 21 perawat (70%) dan responden yang mengalami tingkat stress kerja rendah
sebanyak 18 perawat (60%).Diperoleh nilai p value sebesar 0,033 < ? (0,05), maka Ho ditolak,
artinya ada hubungan yang signifikan antara konflik peran ganda terhadap tingkat stress kerja
perawat wanita di ruang rawat inap RSU Balikpapan Baru tahun 2023.
Simpulan : Ada hubungan antara konflik peran ganda terhadap tingkat stress kerja
perawat Wanita di ruang rawat inap RSU Balikpapan Baru Tahun 2023.
Kata kunci : Konflik Peran Ganda, Stres Kerja, Perawat Wanita