Abstract :
Kombinasi rimpang kunyit, jahe, serta tanaman obat cengkeh,
sereh, kayu manis, dan daun pandan merupakan kombinasi yang baik untuk
dikembangkan menjadi sediaan serbuk instan golden latte. Berdasarkan penelitian
sebelumnya masing-masing rimpang dan tanaman obat tersebut memiliki aktivitas
antioksidan dan antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
karakteristik dan stabilitas fisik, menganalisis potensi aktivitas antioksidan serta
antibakteri pada serbuk instan golden latte.
Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang diawali dengan
pembuatan serbuk instan golden latte. Pengujian stabilitas fisik dengan
penyimpanan suhu ruang dan climatic chamber. Aktivitas antioksidan diuji
menggunakan metode DPPH dengan kuersetin sebagai kontrol positif yang diukur
menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan nilai IC 50 sebagai parameternya.
Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram dengan
ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan aquadest steril sebagai kontrol negatif.
Hasil: Hasil uji stabilitas fisik sampel stabil pada penyimpanan suhu ruang dan
climatic chamber. Uji kadar air dan kadar abu memenuhi syarat sesuai standar
SNI yaitu untuk kadar air 0% dan untuk kadar abu 0,5%. Hasil uji aktivitas
antioksidan dengan hasil nilai rata-rata IC 50 yaitu 1390,88 ppm. Hasil uji aktivitas
antibakteri pada 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% dengan hasil rata-rata pada
masing-masing konsentrasi adalah 0,00 mm.
Kesimpulan: Tidak ada perubahan bentuk fisik yang signifikan pada pengamatan
hasil karakteristik dan stabilitas fisik serbuk instan golden latte selama 12 hari (6
siklus). Aktivitas antioksidan sampel yang dinyatakan dengan nilai IC 50 memiliki
kategori yang sangat lemah. Serbuk instan golden latte tidak dapat menghambat
bakteri Escherichia coli.