Abstract :
Latar Belakang :
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten atau kota yang
bertanggung jawab menyelenggarakan pengembangan kesehatan di suatu wilayah
kerja. Instalasi rawat inap di puskesmas merupakan upaya pengembangan yang
diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, serta
keberadaan puskesmas rawat inap sangat penting dalam mendekatkan layanan
kesehatan pada masyarakat. Beberapa puskesmas di Kabupaten Pekalongan Indeks
Kepuasan Masyarakat terutama pada Unsur Pelayanan (Waktu Pelayanan) memang
masih menjadi kendala dalam mencapai target Standar Pelayanan Minimal. Ada
beberapa indikator yang memberikan pengalaman yang baik kepada pengunjung
puskesmas. Selain itu, kinerja petugas terutama perawat juga mempengaruhi tingkat
kepuasan pasien di puskesmas.
Metode :
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif noneksperimental dengan pendekatan Cross
Sectional. Lokasi dan waktu pengumpulan data dilakukan di Rawat Inap Puskesmas
Pedesaan Wilayah Kerja Kabupaten Pekalongan selama 14 hari. Besaran sampel
sebanyak 34 responden. Peneliti menggunakan teknik accidental sampling.
Hasil :
Berdasarkan data kepuasan pasien didapatkan; Cukup Puas 16 responden (50%), Puas
12 responden (37%), Sangat Puas 4 responden (13%). Sedangkan untuk kinerja
perawat didapatkan; Cukup baik 8 responden (25%), Baik 20 responden (52,5%),
Sangat Baik 4 responden (12,5%).
Simpulan :
Terdapat hubungan antara kinerja perawat dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap
pada Puskesmas di Wilayah Pedesaan Kabupaten Pekalongan yaitu semakin tinggi
kinerja perawat maka tingkat kepuasan pasien semakin tinggi.
Kata Kunci :
Kepuasan Pasien, Kinerja Perawat