Abstract :
Latar Belakang : Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas atau retak jaringan
yang disebabkan trauma yang ditentukan oleh luas dan jenis trauma. Pasien pasca
pembedahan seringkali merasakan adanya nyeri dengan intensitas tinggi. Rasa
nyeri akan membuat seseorang merasakan ketidaknyamanan.
Metode : Metode penelitian yang digunakan dengan desain pretest - postest one
group. Deskriptif dengan metode pendekatan cross sectional.Teknik
pengumpulan data penelitian dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi
terapi murotal Al Quran. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien nyeri
post orif ekstremitas dengan Instrumen berupa terapi murrotal Al Quran sebanyak
30.
Hasil : Nilai p value 0.001 sehingga diketahui ada perbedaan tingkat nyeri pada
pasien post orif ektremitas sebelum dan sesudah diberi terapi murotal Al Quran Di
RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan.
Simpulan: Ada perbedaan tingkat nyeri pada pasien post orif ektremitas sebelum
dan sesudah diberi terapi murotal Al Quran Di RSUD Ktraton Kabupaten
Pekalongan . Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi RSUD Kraton
dalam menerapkan terapi murrotal Al Quran sebagai salah satu terapi non
farmakologis nyeri post orif ekstrimetas.
Kata Kunci : Terapi murottal Al Quran, Tingkat nyeri post orif ekstremitas