Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang: Upaya penanganan secepat mungkin pada 3 jam pasca serangan
stroke dapat mengurangi dampak dari prehospital delay yaitu dapat memperburuk
gangguan kognitif dan defisit neurologis. Metode: Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasional dengan
pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu 46 orang pasien stroke yang
sedang dalam perawatan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 46 orang pasien
stroke yang sedang dalam perawatan dengan menggunakan teknik total sampling.
Uji analisis menggunakan uji Reank Spearman. Hasil: Dari hasil penelitian
didapatkan p value = 0,000 dimana p < 0,05 dengan koefisiensi korelasi (r) = 0,646.
Sebagian besar pasien stroke yang dirawat mengalami prehospital delay sebanyak
28 orang (60,9%) dan pasien stroke yang sedang dalam perawatan mengalami
defisit neurologis berat sebanyak 21 orang (45,7%). Kesimpulan: Ada hubungan
prehospital delay dengan defisit neurologis pada pasien stroke di RSUD Sultan
Imanuddin Pangkalan Bun.
Kata Kunci: stroke, prehospital delay, defisit neurologis