Abstract :
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang
masih menjadi masalah kesehatan penting bagi masyarakat di dunia hingga saat ini,
termasuk Indonesia. Alasan utama gagalnya pengobatan tuberkulosis adalah pasien
tidak mau minum obatnya secara teratur dalam waktu yang diharuskan. Kepatuhan
minum obat pasien merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam
keberhasilan pengobatan tuberkulosis. Kepatuhan minum obat penderita
tuberkulosis dipengaruhi oleh dukungan keluarga.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan
keluarga dengan kepatuhan minum obat penderita tuberkulosis paru di Rumah Sakit
Umum Balikpapan Baru.
Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada
penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah 48 sampel. Pengumpulan data
digunakan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan responden yang
menerima dukungan keluarga dalam kategori mendukung sebagian besar patuh
berobat.
Hasil Penelitian: Hasil uji statistik dengan menggunakan Pearson Profuct Momen
dan dicari reliabilitas nya dengan menggunakan metode Alpha Cronbach dengan
tingkat kepercayaan 95% didapatkan hasil terdapat hubungan antara dukungan
keluarga dengan kepatuhan berobat dengan nilai p value= 0,018.
Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan
antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di
Rumah Sakit Umum Balikpapan Baru.
Kata kunci : Tuberkulosis Paru, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat