Abstract :
Hipertensi termasuk dalam salah satu penyebab terbesar
morbiditas di dunia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang
diperoleh Pemerintah Provinsi NTB pada tahun 2020, kasus hipertensi menduduki
posisi pertama dengan jumlah 124.966 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi di puskesmas aikmel.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif non
eksperimental dengan rancangan cross-sectional untuk mengetahui karakteristik
pasien, jenis terapi berupa monoterapi dan politerapi serta golongan obat
antihipertensi yang digunakan, data diambil berdasarkan dengan data rekam
medik pasien dengan jumlah 100 pasien.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan 63% pasien perempuan dan
pasien laki laki 37%. Usia terbanyak pada penelitian ini adalah usia 46-65 tahun
sebanyak 78% dan mayoritas mengidap hipertensi stage 2 yaitu sebanyak 83%
dengan mayoritas mengguakan obat amlodipin (CCB) sebanyak 34% dan obat
captopril (ACEI) sebanyak 24% dan penggunaan obat antihipertensi kombinasi
amlodipin (CCB) + captopril (ACEI) sebanyak 42%.
Kesimpulan: Pola penggunaan obat antihipertensi di puskesmas Aikmel
menggunakan obat amlodipin (CCB) berjumlah 34% dan captopril (ACEI)
berjumlah 24% dan dengan obat kombiansi amlodipin (CCB) + captopril (ACEI)
sebanyak 42%.