DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA SMA DAN SMK DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS DANAU SEMBULUH KABUPATEN SERUYAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Nurdin, Saifi
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-03-15 03:05:40 
Abstract :
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular kronis yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Hipertensi dapat muncul sejak remaja dan akan berlanjut hingga usia dewasa yang meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Mekanisme terjadinya hipertensi pada remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor risiko yang bisa diubah dan faktor risiko yang tidak bisa diubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada remaja SMA dan SMK di wilayah kerja UPTD Puskesmas Danau Sembuluh. Metode: Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua siswa SMA dan SMK di wilayah kerja UPTD Puskesmas Danau Sembuluh tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 270 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 177 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi karkateristik responden, tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), kuesioner pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur dan tingkat stress. Analisa data menggunakan analisi univariat dan bivariat (spearman rank test). Hasil: Tidak ada hubungan usia (p value 0,877) dan jenis kelamin (p value 0,095) dengan kejadian hipertensi pada remaja. Ada hubungan riwayat penyakit (p value 0,000), pola makan (p value 0,000), IMT (p value 0,000), aktivitas fisik (p value 0,000), kualitas tidur (p value 0,000), dan tingkat stress (p value 0,000) dengan kejadian hipertensi pada remaja SMA dan SMK di wilayah kerja UPTD Puskesmas Danau Sembuluh. Simpulan: Riwayat penyakit, pola makan, IMT, aktivitas fisik, kualitas tidur dan tingkat stress memiliki hubungan terhadap terjadinya hipertensi pada remaja. Kata Kunci: aktivitas fisik, hipertensi, IMT, remaja 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo