DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN SEDENTARY BEHAVIOR DENGAN STATUS GIZI PASCA PANDEMI COVID-19 PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 6 NANGA BULIK, KABUPATEN LAMANDAU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Andriyanto, Johan
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-03-15 03:56:00 
Abstract :
Latar belakang: Konsekuensi jangka panjang dari krisis Covid-19 meliputi peningkatan drastis prevalensi stunting, kelebihan berat badan serta obesitas. Hal ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik dan peningkatan konsumsi makanan olahan yang mengandung kadar gula, garam, dan lemak yang tinggi secara terus- menerus. Gaya hidup tradisional yang tergantikan dengan gaya hidup yang kurang aktif atau aktivitas sedentari (sedentary behavior), yang berdampak pada meningkatnya risiko kelebihan berat badan anak usia sekolah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sedentary behavior dengan status gizi anak usia sekolah dasar pada SDN 6 Nanga Bulik Kabupaten Lamandau. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 76 responden. Hasil: Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa hubungan antara sedentary behavior pasca pandemi Covid-19 dengan status gizi pada anak usia sekolah dasar di SDN 6 Nanga Bulik dapat diketahui dengan nilai signifikansi p-value 0,001 < 0,05 dengan koefisien korelasi positif sebesar 0,519. Dari hasil tersebutdisimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara sedentary behavior terhadap status gizi pada anak SDN 6 Nanga Bulik Kabupaten Lamandau. Saran: Disarankan agar sekolah dapat menambah kegiatan senam pagi dan kegiatan fisik ringan lainya sebelum memulai kegiatan belajar, serta memberikan edukasi baik untuk siswa maupun orang tua tentang gerakan beraktivitas sehat. Kata kunci: Sedentary Behavior, Status Gizi, Anak Usia Sekolah 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo