Abstract :
Latar Belakang : Prolanis merupakan program BPJS yang mengedepankan
penyuluhan dan pencegahan penyakit diabetes mellitus yang terintegrasi. Keaktifan
mengikuti Prolanis ini diharapkan memberikan dampak pada stabilitas kadar gula
darah penderita diabetes peserta BPJS. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan
antara keaktifan mengikuti prolanis dengan kestabilan gula darah pada pasien
diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kajen I Kabupaten Pekalongan.
Metode : Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan metode
retrospektif, pengumpulan data berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah pada
penderita diabetes mellitus tipe 2 yang mengikuti Prolanis dan kehadiran peserta
Prolanis. Sampel 63 responden dengan teknik total sampling. Hasil penelitian
dianalisis menggunakan analisa univariat dan uji Chi Square
Hasil : Keaktifan penderita diabetes melitus tipe II yang mengikuti kegiatan
Prolanis mayoritas adalah tingkat keaktifan kategori cukup yaitu sebanyak 42,9%,
mayoritas kadar gula darah adalah kategori stabil yaitu sebanyak 69,8%. Ada
hubungan antara keaktifan penderita diabetes melitus tipe II yang mengikuti
kegiatan Prolanis dengan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe II di
Puskesmas Kajen I Kabupaten Pekalongan, dari hasil nilai ?=0,000 < 0,05.
Simpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik keaktifan mengikuti
Prolanis akan semakin terkontrol kadar gula darah. Diharapkan Puskesmas Kajen I
meningkatkan pelayanan terutama dalam peningkatan keaktifan mengikuti kegiatan
Prolanis dan kepada penderita diabetes tipe II untuk lebih memanfaatkan program
Prolanis agar dapat mengontrol kadar gula darah.
Kata Kunci : Prolanis, Keaktifan, Kadar Gula Darah