Abstract :
Remaja adalah periode kritis untuk meningkatkan kesehatan mental karena lebih dari separuh
masalah kesehatan mental dimulai pada tahap remaja dan beberapa di antaranya bertahan hingga
dewasa. Masa remaja adalah periode penting untuk mengembangkan kebiasaan sosial dan
emosional yang penting untuk kesejahteraan mental. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikaan kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas.
Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional. Populasi dan sampel
penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas di SMA N 1 Kumai yang berjumlah 100 orang.
Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ-20). gejala
depresi mayoritas responden mengalami gejala sering menangis sebesar 36 responden (36%),
gejala cemas responden mengalami gejala tidur tidak nyenyak sebesar 74 responden (74%), pada
gejala somatik gejala yang di alamai responden adalah merasa sakit kepala yaitu 55 responden
(55%), gejala kognitif yang sering dialami responden adalah responden kesulitan mengambil
keputusan yaitu 53 responden (53%), dan untuk gejala penurunan enegri responden mengalami
mudah lelah sebesar 61 responden (61%), Hasil penelitian ini di harapakan dapat menjadi dasar
dalam mengembangan upaya kegiatan peningkatan dan pencegahan masalah kesehatan jiwa
remaja.
Kata kunci: Remaja; Masalah Emosional; Masalah Perilaku; Masalah Sebaya; Perilaku
Prososial