Abstract :
Latar Belakang : Perubahan hemodinamik pada induksi anestesi masih sering
terjadi pada pasien saat tindakan induksi anestesi intravena , sehingga bila tidak
segera ditangani dapat memperburuk kondisi pasien dan mengganggu rencana
tindakan pembedahan sehingga perlu pemantauan untuk memperoleh gambaran
hemodinamik pada pasien dengan induksi anestesi intravena. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran hemodinamik pasien pada induksi anestesi
intravena di intalasi bedah sentral
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif.
Populasi dari penelitian ini adalah 217 pasien bedah dengan induksi anastesi
intravena di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSU Balikpapan Baru mulai bulan
September ? Oktober 2023.Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan
Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 141. Instrument penelitian
rekam medis.
Hasil Penelitian : Didapatkan sebagian besar responden mengalami penururnan
hemodinamik pada induksi anastesi intravena. Penurunan ini sebagai berikut:
tekanan darah sistolik sebesar 28,24%., tekanan darah diastolik sebesar 3,7%,
denyut nadi sebesar 2,5%, dan MAP sebesar 2,73%.
Simpulan : didapatakn penurunan hemodinamik pada pasien iduksi
anastesi intravena di intalasi bedah central RSU Balikpapan Baru yang
diukur melalui tekanan darah systole, tekanan darah diastole, denyut nadi
dan MAP.
Saran : Diharapkan bagi tenaga perawat dapat meningkatkan kompetensi
dalam pemantauan hemodinamika pasien induksi anatesi intravena.
Kata kunci : Hemodinamik, Anastesi Intravena