Abstract :
Kecemasan pre-operasi dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin, serta memengaruhi
proses penyembuhan. Insiden kecemasan pada pasien pre operasi sectio sesaria di RS
Anugerah Pekalongan bulan Juli 2023 didapatkan ibu hamil yang mau melahirkan
menyampaikan merasakan ketegangan, gemetar, gugup, gelisah, cepat lelah, nafas pendek,
keringat dingin sering keluar, kaki dan tangan dingin, pusing, mual, gangguan menelan, dan
sulit tidur. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian komparatif menggunakan
pendekatan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang
akan menjalani preoperasi section sesaria dan mengalami kecemasan preoperasi. Sampel
dipilih dengan teknik accidental sampling sejumlah 59 responden. Instrumen penelitian ini
adalah SOP terapi relaksasi otot progresif dan kuesioner kecemasan APAIS. Analisis data
dilakukan dengan analisis univariat dan analisi bivariat dengan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian didapatkan nilai tengah kecemasan pada pasien preoperasi sectio sesaria
sebelum diberikan relaksasi otot progresif adalah 15 pada rentang skor 5-30. Nilai tengah
kecemasan pada pasien preoperasi sectio sesaria sesudah diberikan relaksasi otot progresif
adalah 8 pada rentang skor 5-30. Ada perbedaan kecemasan pasien preoperasi sectio sesaria
sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi otot progresif.
Rumah sakit membuat kebijakan dalam menurunkan kecemasan pada pasien preoperasi sectio
sesaria melalui upaya keperawatan dengan melatih perawat dalam kompetensi penerapan
tehnik relaksasi otot progresif.
Kata kunci: Kecemasan, Sectio Sesaria, Terapi Relaksasi Otot Progresif