Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan
dimana tekanan darah sistolik ?140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ?90
mmHg. Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi salah satunya
adalah melalui Posbindu yang merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan
kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko penyakit tidak menular yang
dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Penelitian ini untuk mengetahui
adanya hubungan keaktifan mengikuti Posbindu terhadap tekanan darah penderita
hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Petungkriyono.
Metode : penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross
sectional dan pendekatan waktu dengan metode studi retrospektif, pengumpulan
data berdasarkan data sekunder berupa data peserta program Posbindu. Sampel 81
responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dianalisis
menggunakan analisa univariat dan uji Chi Square
Hasil : Mayoritas tingkat keaktifan Posbindu adalah kategori sedang yaitu
sebanyak 48,1%, rata-rata tekanan darah adalah 132,45/82,16 dengan tekanan darah
sistolik minimal 90 dan maksimal 190 ± 18,04, sedangkan tekanan darah diastolik
minimal 53,33 dan maksimal 100 ± 7,33, tekanan darah mayoritas adalah
hipertensi yaitu sebanyak 35,8%.
Simpulan : Ada hubungan antara keaktifan mengikuti Posbindu dengan kestabilan
tekanan darah penderita hipertensi di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten
Pekalongan, dari hasil nilai ?=0,000 < 0,05. Hasil penelitian diharapkan dapat
menambah informasi bagi masyarakat tentang hubungan kehadiran mengikuti
kegiatan posbindu terhadap tekanan darah penderita penyakit hipertensi
Kata Kunci :Posbindu, Tekanan darah, Hipertensi