DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN BURNOUT SYNDROME PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM BALIKPAPAN BARU TAHUN 2024
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Mastianah Sitompul, Nur
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-03-18 01:56:05 
Abstract :
Latar Belakang : beban kerja yang tinggi pada perawat disebabkan beberapa faktor yakni usia, jenis kelamin, status pendidikan, dan masa kerja. Hal ini membuat perawat sering kali mengalami burnout syndrome (kelelahan) dalam menjalani asuhan keperawatan. Bila terus terjadi akan berdampak pada kinerja perawat yang terus menurun dan pengaruhnya pada RS tempat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja terhadap burnout syndrome pada perawat rawat inap di RSU Balikpapan Baru Metode : Jenis penelitian korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh perawat rawat inap RSU Balikpapan Baru Tahun 2024 yang berjumlah 31 orang perawat, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 31 orang. Menggunakan teknik total sampling. Analisa data dengan uji univariat dan analisa bivariat dengan uji korelasi Spearman Rank (Rho). Hasil : Hasil dari penelitian ini adalah perawat yang mengalami beban kerja kategori tinggi sebanyak 18 orang (58,1 %) dan responden yang mengalami beban kerja kategori rendah sebanyak 13 orang (41,9 %).Perawat yang mengalami burnout syndrome kategori tinggi sebanyak 20 orang (64,5%) dan responden yang mengalami burnout syndrome kategori rendah sebanyak 11 orang (35,5%). Hasil uji spearman rho didapatkan hasil p value 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan signifikan beban kerja perawat dengan burnout syndrome di ruang rawat inap RSU Balikpapan Baru dengan korelasi koefisien 0,739 yang menunjukkan hubungan positif kuat. Simpulan : Ada hubungan beban kerja perawat dengan burnout syndrome di ruang rawat inap RSU Balikpapan Baru Saran: diharapkan bagi rumah sakit dapat memperhatikan jam kerja sehingga karyawan tidak mengalami kelelahan berlebihan. Kata kunci: Beban kerja, burnout syndrome 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo