Abstract :
Latar belakang: Salah satu penyebab kematian utama di dunia adalah kanker.
Kanker payudara menempati urutan tertinggi dalam jumlah kasus kanker
sekaligus menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia setiap
tahunnya. Deteksi dini merupakan suatu langkah yang sangat penting untuk
mengurangi tingkat kematian karena kanker payudara. Deteksi dini ini dapat
dilakukan dengan cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Tujuan: penelitian ini untuk gambaran sikap tenaga kesehatan wanita pada
pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Rumah Sakit Balikpapan Baru.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan
penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
tenaga kesehatan wanita yang terdaftar di Rumah Sakit Balikpapan Baru dengan
jumlah sebanyak 150 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik
probability sampling yaitu random sampling yaitu dengan mengambil anggota
populasi sebanyak 60 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini
berupa kuesioner untuk mengukur sikap pada SADARI.
Hasil: Tenaga kesehatan wanita dengan sikap kategori baik pada pemeriksaan
SADARI sebanyak 36 orang (60%), tenaga kesehatan wanita dengan sikap
kategori cukup pada pemeriksaan SADARI sebanyak 20 orang (33,3%) dan
tenaga kesehatan wanita dengan sikap kategori kurang pada pemeriksaan
SADARI sebanyak 4 orang (6,7%). Mayoritas tenaga kesehatan wanita memiliki
sikap yang baik pada pemeriksaan SADARI
Saran: Diharapkan untuk tetap dilakukan upaya peningkatan gambaran sikap
tenaga kesehatan tentang pemeriksaan SADARI untuk mencegah terjadinya
kanker payudara.
Kata kunci: Sikap pemeriksaan SADARI