Abstract :
Latar Belakang : Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang biasanya ditandai
dengan hiperglikemia serta intoleransi glukosa yang terjadi karena minimnya
produksi insulin atau tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara efisien. Menurut
WHO (2018), sekitar 71% penyebab kematian di dunia adalah penyakit tidak
menular yang membunuh sekitar 36 juta jiwa per tahun, jumlah penderita diabetes
melitus di Indonesia menduduki keempat terbesar di dunia yaitu 8,4 juta orang dan
diprediksi pada tahun 2030 akan naik menjadi 21,3 juta orang. Sekitar 80%
kematian tersebut terjadi di negara berpenghasilan menengah dan rendah
(Kemenkes 2019).
Tujuan : Mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dengan kadar glukosa
darah pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Jonggon Jaya.
Desain Penelitian : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan
descriptive. Penelitian mengetahui gambaran pasien yang kontrol kadar gula darah
di Puskesmas Jonggon Jaya. Populasi penelitian ini adalah 30 orang yang
melakukan pemeriksaan di Puskesmas Jonggon Jaya. Metode pengambilan sampel
menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan glukometer.
Hasil : Hasil penelitian diperoleh jumlah subjek sebanyak 30 orang yang terdiri dari
13 perempuan dan 17 laki-laki.
Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian terkontrol sebesar 22 (73,3%) dan tidak
terkontrol sebesar 8 (26,7%). Hal ini dapat disimpulkan bahwa gambaran kadar
glukosa darah pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Jonggon Jaya yaitu
terkontrol.
Saran : Warga diharapkan lebih memperhatikan kadar gula darah dan rutin
beraktivitas serta meningkatkan pola hidup sehat.
Kata Kunci : Penderita Diabetes Militus, Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah