DETAIL DOCUMENT
FORMULASI DAN EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK SERUM NANOLIPOSOM MINYAK BIJI ANGGUR (Vitis vinifera L. Seed Oil)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Dyas Meilalita, Monica
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2024-03-18 02:28:52 
Abstract :
Minyak biji anggur mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid, asam fenolik, antosianin, asam lemak, asam amino, vitamin, turunan stilbene. Kandungan senyawa minyak biji anggur dapat memperlambat proses penuaan dan melindungi sel dari oksidasi radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan minyak biji anggur, evaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antioksidan serum nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera L.Seed Oil). Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimental laboratorium dengan memformulasikan nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera L.Seed Oil) sebagai serum dengan bobot nanoliposom minyak biji anggur 6,25 gram (F1) dan 12,5 gram (F2). Uji karakteristik fisik ditinjau dari organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, sentrifugasi. Data dianalisis menggunakan anova satu jalur melalui software SPPS versi 26. Hasil: Uji karakteristik fisik serum nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera L.Seed Oil) memiliki bentuk semi solid, berwarna putih, bau khas aloe vera dan homogen. pH serum memiliki rentang 4,5-8, viskositas memiliki rentang 800-3.000 cP, daya sebar memiliki rentang 5-7 cm dan daya lekat lebih dari 1 detik. Nilai IC50 serum nanoliposom minyak biji anggur (Vitis vinifera L.Seed Oil) formula 1 sebesar 91,35189 ± 1,7498 ppm dan formula 2 sebesar 58,51323 ± 2,7763 ppm. Keduanya termasuk kategori antioksidan kuat. Kesimpulan : Perbedaan bobot nanoliposom mempengaruhi karakteristik fisik berupa organoleptis (warna), pH, viskositas dan daya sebar, tetapi tidak berpengaruh pada daya lekat dan sentrifugasi. Perbedaan bobot nanoliposom mempengaruhi aktivitas antioksidan serum secara signifikan. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo