Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi adalah suatu keadaan meningkatnya tekanan darah ? 140/90
mmHg. Angka prevalensi hipertensi Se Kabupaten Pati tahun 2021 paling banyak berada di
wilayah kerja Puskesmas Juwana yaitu 35 %. Dari seluruh desa yang menjadi wilayah kerja
Puskesmas juwana angka hipertensi paling banyak berada di Desa Bakaran Kulon. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi
di Desa Bakaran Kulon.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional
analitik menggunakan pendekatan cross sectional . Sampel dalam penelitian ini adalah lansia
yang berumur ? 45 tahun dengan besar sampling didapatkan dari rumus slovin sebanyak 260
responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quota sampling .
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Chi Square (?= 0,05).
Hasil : Responden yang hipertensi lebih tinggi pada laki-laki yaitu 72,3 % dibandig
perempuan (39,8%) dengan P = 0,0001, sebagian besar responden memiliki riwayat
hipertensi yaitu 70,4 % dibanding tidak memiliki riwayat (43,0 %) dengan P = 0,0001,
hipertensi lebih tinggi dialami oleh responden yang melakukan aktivitas fisik sedang (67,2
%) dianding aktivitas fisik ringan (46,7%) dengan P = 0,006, responden yang tidak merokok
paling banyak mengalami hipertensi yaitu (35,8%) dengan P = 0,0001, dan responden yang
memiliki pola makan baik (54,1%) lebih banyak mengalami hipertensi dibanding pola
makan buruk (48,2 %) dengan P = 0, 494.
Kesimpulan : Fakor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di
Desa Bakaran Kulon antara lain, jenis kelamin, riwayat hipertensi, aktivitas fisik, dan
kebiasaan merokok. Sedangkan terdapat satu faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian
hipertensi pada lansia di Desa Bakaran Kulon yaitu pola makan.
Kata Kunci: Jenis kelamin, Aktivitas Fisik, Pola Makan, Riwayat Hipertensi, Kebiasaan
Merokok, Kejadian Hipertensi.