Abstract :
Latar Belakang : Kecelakaan kerja dipengaruhi oleh tindakan tidak aman selama bekerja.
Kegiatan penggergajian kayu berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Berdasarkan suervei
awal yang dilakukan kepada 12 pekerja di pengeergajian kayu Kecamatan Tengaran Kabupaten
Semarang 63% orang mengalami kecelakaan kerja yaitu jari tangan tersayat, terpotong pisau
mesin gergaji, jari kaki tertimpa papan/kayu, tertimpa kayu gelondongan dan terjatuh,
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tindakan tidak aman dengan kejadian
kecelakaan kerja pada pekerja penggergajian kayu di Kecamatan Tengaran Kabupaten
Semarang.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik
dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah 80 pekerja penggergajian
kayu di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang dengan menggunakan rumus besar
populasi (N) tidak diketahui menggunakan rumus Lameshow. Teknik pengambilan sampe
adalah probalility sampling dengan metode quota sampling. Teknik analisis data menggunakan
ujistatistik Chi Square. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner, lembar
observasi dan kamera.
Hasil : uji Chi-Square menunjukkan bahwa semua tindakan tidak aman (bekerja sambil
merokok, mengobrol ketika bekerja, bergurau saat bekerja, bekerja terlalu cepat, pengguanaan
alat pelindung diri saat bekerja) memiliki hubungan dengan kejadian kecelekaan kerja pada
pekerja penggergajian kayu di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang dengan nilai bekerja
sambil merokok p=0,042, mengobrol ketika bekerja p=0,003, bergurau saat bekerja p=0,023,
bekerja terlalu cepat p=0,046, penggunaan alat pelindung diri saat bekerja p=0,003
Kesimpulan : ada hubungan antara tindakan tidak aman (bekerja sambil merokok p=0,042,
mengobrol ketika bekerja p=0,003, bergurau saat bekerja p=0,023, bekerja terlalu cepat
p=0,046, penggunaan alat pelindung diri saat bekerja p=0,003) dengan kejadian kecelakaan
kerja. Pekerja diharapkan senantiasa berperilaku aman saat bekerja dan pemilik penggergajian
kayu melakukan pengawasan secara maksimal kepada pekerja penggergajian kayu terhadap
perilaku tidak aman yang dilakukan saat bekerja.
Kata Kunci : Tindakan Tidak Aman, Kecelakan Kerja