Abstract :
Latar Belakang : Gagal ginjal kronik adalah suatu kerusakan proses patofisiologi
ginjal, terjadinya penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversibel, pada
suatu derajat yang memerlukan bantuan terapi pengganti ginjal tetap, berupa
hemodialisa dan transplantasi ginjal. Kualitas hidup merupakan keadaan dimana
seseorang menerima kepuasan dan kenikmatan pada kehidupan sehari-hari.
Kualitas hidup tersebut menyangkut kesehatan fisik dan kesehatan mental. Tujuan
dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui faktor determinan kualitas hidup
pasien gagal ginjal kronik pada usia dewasa dan lansia yang menjalani hemodialisa
di RST dr. Asmir Salatiga.
Metode : Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik, pendekatan cross
sectional dengan jumlah populasi 84 responden dan sampel 69 responden diambil
dengan metode quota sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu usia, tingkat
pendidikan, pekerjaan, lama hemodialisa, perilaku kepatuhan menjalani
hemodialisa yang diteliti menggunakan kuesioner sedangkan variabel kualitas
hidup pasien gagal ginjal kronik diteliti menggunakan kuesioner baku WHOQOL-
BREF, pengambilan data menggunakan kuesioner dengan analisis univariat dan
bivariat.
Hasil : Hasil uji chi square diperoleh usia (p = 0,003), tingkat pendidikan (p =
0,682), status pekerjaan (p = 0,000), lama hemodialisa (p = 0,000), perilaku
kepatuhan (p = 1,000).
Kesimpulan : Ada hubungan antara usia, pekerjaan, lama hemodialisa dengan
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik pada usia dewasa dan lansia di RST Dr.
Asmir Salatiga. Tidak ada hubungan antara pendidikan, perilaku kepatuhan
menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik pada usia
dewasa dan lansia di RST Dr. Asmir Salatiga.
Kata kunci : Gagal Ginjal Kronik, Kualitas Hidup