Abstract :
Latar Belakang : Keluhan gangguan kulit adalah rasa gatal-gatal, muncul bintik
merah/bentol/bula-bula berisi cairan bening/nanah pada kulit dan ruam. Personal
hygiene dan penggunaan alat pelindung diri yang kurang baik menjadi sumber
munculnya keluhan gangguan kulit. Penyakit akibat kerja pada kulit termasuk jenis
penyakit nomor 2 di Indonesia. Pemulung berisiko tinggi terkena gangguan kulit
dikarenakan lingkungan kerja yang kotor. Berdasarkan survei pendahuluan,
ditemukan dari 3 pemulung, terdapat 1 pemulung mengalami keluhan gangguan
kulit kemerahan dan gatal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan personal
hygiene dan penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan gangguan kulit pada
pemulung di TPA Blondo Kabupaten Semarang.
Metode : Desain penelitian yang digunakan analitik observasional melalui
pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini 71 responden pada Oktober?
Desember 2023, teknik pengambilan purposive sampling, jumlah sampel 64
responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan
melakukan uji fisher.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara personal hygiene
dengan keluhan gangguan kulit p = (0,000) < ? (0.05) dan terdapat hubungan antara
penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan gangguan kulit p = (0,004) < ?
(0.05).
Simpulan : Bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan
penggunaan alat pelindung diri dengan keluhan gangguan kulit pada pemulung di
TPA Blondo. Disarankan bagi pemulung untuk memperhatikan perilaku hidup
bersih dan sehat dengan menjaga personal hygiene dan selalu menggunakan alat
pelindung diri.
Kata Kunci : Keluhan Gangguan Kulit, Personal Hygiene, Alat Pelindung Diri