Abstract :
Latar Belakang: Prevalensi gangguan penglihatan di Indonesia pada tahun 2019
sebesar 3%. Paparan radiasi dari monitor yang melebihi 0,0001 ?T yang mengenai
mata dapat menyebabkan computer vision syndrome. Dampak paling buruk dari
computer vision syndrome adalah kerusakan retina yang dapat menyebabkan
degenerasi makula dan kerusakan penglihatan sentral. Computer vision syndrome
adalah sekelompok gejala yang memengaruhi kesehatan mata yang disebabkan oleh
penggunaan komputer. Hasil survei awal yang dilakukan di D?sternet Esport Arena
Ungaran menunjukkan bahwa 8 dari 10 responden mengalami keluhan terkait
computer vision syndrome yang ditandai dengan nyeri pada punggung dan leher,
mata pegal, mata berair, penurunan penglihatan, dan mata pegal. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara Tingkat radiasi layar
komputer dengan keluhan computer vision syndrome.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan
menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah
member tetap warnet dengan sampel 114 responden. Teknik pengambilan sampel
penelitian ini dengan Teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan
kuesioner keluhan computer vision syndrome dan elektromagnetik. Analisis data
yang digunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Tingkat radiasi
layar komputer dengan keluhan computer vision syndrome pada pemain game
online di D?sternet Esport Arena Ungaran dengan p value = 0.001
Kesimpulan: Radiasi pada layar komputer memiliki hubungan dengan keluhan
computer vision syndrome pada pemain game online di D?sternet Esport Arena
Ungaran.
Kata Kunci: Radiasi, Keluhan Computer vision syndrome, pemain game online.