Abstract :
Latar Belakang: Salah satu ancaman utama bagi Masyarakat Indonesia adalah penyakit
kanker. Menurut WHO dalam Globocan terdapat 16,6% kasus kanker yang menyerang
Masyarakat Indonesia tahun 2020. Faktor resiko akibat kanker bisa dikalahkan dengan
melakukan deteksi dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam deteksi dini adalah
dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Upaya dalam memperkenalkan dan
meningkatkan pengetahuan Masyarakat mengenai kesehatan yaitu dengan kegiatan promosi
kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan
pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan dan sikap deteksi dini kanker
payudara pada siswi SMA N 1 Watumalang.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental, dengan rancangan one group
pre test dan post test populasi penelitian ini seluruh siswi SMA N 1 Watumalang tahun
2023/2024 sejumlah 335 siswi, dengan sampel berjumlah 200 siswi. pengambilan sampel
menggunakan teknik quota sampling, dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: rerata pengetahuan sebelum 14,22 dan sesudah 15,97 sedangkan rerata sikap sebelum
30,43 dan sesudah 34,32. Hasil uji Wilcoxon diperoleh pengetahuan p value = 0,000 < 0,05 dan
sikap p value = 0,000 < 0,05.
Kesimpulan: Ada peningkatan pengetahuan dan sikap sesudah mendapatkan promosi
kesehatan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Ada pengaruh promosi kesehatan
pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap pengetahuan dan sikap deteksi dini kanker
payudara pada siswi SMA N 1 Watumalang Kabupaten Wonosobo.
Kata Kunci: Promosi Kesehatan, SADARI, Kanker Payudara