Abstract :
ABSTRAK
Perilaku kerja aman yang tidak di terapkan oleh pekerja dapat menyebabkan tingginya
angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 265.334 kasus sejak
Januari-November 2022. Faktor yang mempengaruhi perilaku kerja aman adalah usia, jenis
kelamin, tigkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dan sikap. Tujuan dari dilakukannya penelitian
ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kerja aman pada pekerja
pengasapan ikan di Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak.
Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah
sampel adalah 76 orang dengan metode total sampling yaitu semua populasi dijadikan sampel.
Analisis data menggunakan analis univarit dan bivariat, uji yang digunakan adalah uji Rank
spearman dan uji Chi square.
Ada hubungan antara usia dengan perilaku kerja aman (p-value = 0,008), Tidak ada
hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku kerja aman (p-value = 0,329), Tidak ada hubungan
antara tingkat pendidikan (p-value = 0,079 ), Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan
dengan perilaku kerja aman (p-value = 0,612), Tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku
kerja aman (p-value = 0,207) pada pekerja pengasapan ikan di Desa Wonosari, Kecamatan
Bonang, Kabupaten Demak.
Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Kerja Aman