Abstract :
Latar Belakang: Gangguan pendengaran yang timbul akibat dari suara mesin yang digunakan
pada proses pembangunan akan berdampak pada Penyakit akibat kerja yang mengakibatkan
terganggunya produktivitas para pekerja sehingga menghambat proses pembangunan. banyak
mesin yang menimbulkan kebisingan melebihi Nilai Ambang Batas (NAB), diatas 85 db. Yang
jika di biarkan secara berkepanjangan dapat menimbulkan stres kerja, terganggu komunikasi
saat bekerja yang mempengaruhi keselamatan para pekerja yang ada di area kerja tersebut.
Berdasarkan hasil Studi endahuluan yang dilakukan di proyek bendungan jragung paket PT.
WASKITA KARYA(Persero) Tbk didapatkan hasil setelah pengukuran intensitas kebisingan
menggunakan Sound Level Meters didapatkan hasil sebesar 85 db, di area penimbunan inti
pada saat jam proses pengerjaan Area Timbunan Inti. Selain di area timbunan inti,peneliti juga
melakukan pengukuran di area Timbunan Random dengan menggunakan alat Sound Level
Meters didapatkan hasil yaitu sebesar 56 db.
Metode: Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Analitik
Observasional dengan menggunakan metode pendekatan Cross Sectional dan teknik sampling
yaitu Total Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja Yang berjumlah 72
Orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner gejala subjektif gangguan pendengaran,
penggunaaan alat pelindung telinga(APT,serta perilaku merokok. Analisis Bivariat
menggunakan Uji Chi Square Test.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara umur (p=
0,967), Masa kerja (p= 0,597), Penggunaan alat pelindung telinga/APT (p= 0,340), Perilaku
merokok (p= 0,029) . Bila nilai p-value dibandingkan dengan nilai ? yakni 0,05 maka nilai p-
value > 0,05, sedangkan untuk perilaku merokkok nilai p-Value < 0,05.
Simpulan: Terdapat 3 faktor yangyang berhubungan dengan Gejala Subjektif Gangguan
Pendengaran dan Perilaku Merokok terbukti secara statistik tidak memiliki hubungan yang
signifikan dengan Gejala Subjektif Gangguan Pendengaran.
Kata Kunci: Gangguan Pendengaran, Gejala Subjektif Gangguan Pendengaran, Faktor
Resiko