Abstract :
Latar Belakang : Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis berupa gangguan
metabolik yang terjadi ketika kadar gula darah berada di atas normal. Kepatuhan
diet suatu bentuk dari ketaatan terhadap minuman dan makanan dalam sehari hari
yang di konsumsi pada penderita diabetes melitus untuk menjaga kesehatan dan
mempercepat proses penyembuhan. Diet terdapat 3J yaitu jenis, jadwal dan jumlah.
Dalam kehidupan sehari-hari peserta prolanis penderita diabetes mellitus terkadang
memiliki kecenderungan tidak patuh terhadap kepatuhan diet yang seharusnya
dilakukan dan hal tersebut mempengaruhi kadar gula darah pada penderita. Hal ini
dapat berimbas terhadap gagalnya kegiatan prolanis secara umum yang diberikan
kepada pasien sehingga kualitas hidup pasien yang diharapkan dapat meningkat
menjadi tidak maksimal. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui
hubungan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus
di Klinik Pratama dr. Setya Pinardi.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Pada sampel peserta prolanis penderita diabetes mellitus dengan jumlah
sampel 56 responden diambil dengan metode accidental sampling. Terdapat
variabel independent yaitu kepatuhan diet dan variabel dependen kadar gula darah.
Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat, analisis bivariat
menggunakan uji Kolmogorov Smirnov.
Hasil : Penderita Diabetes Melitus yang sangat patuh melakukan diet berjumlah 8
orang (50,0%), Pengendalian kadar gula darah Penderita Diabetes yang tidak
terkontrol berjumlah 30 orang (53.6%). Hasil uji kolmogorov smirnov diperoleh
hubungan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada peserta prolanis penderita
diabetes mellitus (p = 0,011).
Kesimpulan : Ada hubungan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada
penderita Diabetes Mellitus di Klinik Pratama dr. Setya Pinardi (p = 0,011).
Kata kunci : Diabetes Mellitus, Kepatuhan diet, Kadar Gula Darah