Abstract :
Staphylococcus aureus merupakan flora normal pada kulit,
saluran pernapasan, dan saluran pencernaan makanan pada manusia. Bakteri ini
juga dapat ditemukan di udara dan di lingkungan sekitar. Escherichia coli adalah
salah satu penyebab infeksi bakteri seperti diare. Salah satu tanaman yang diduga
berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri adalah ekstrak kulit alpukat (Persea
Americana). Penelitian bertujuan untuk menganalisis Antioksidan ekstrak kulit
alpukat dengan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.
Metode : dengan metode literature review menggunakan 6 artikel yang terdiri dari
5 artikel utama dan 1 artikel pendukung artikel internasional sesuai Penelitian ini
dilakukan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan.
Hasil : Berdasarkan kajian penelitian ekstrak kulit Buah Alpukat (Persea
Americana) memiliki antioksidan yang dilihat berdasarkan parameter persen
inhibisi dan nilai IC50 dengan kategori antioksidan.Ekstrak kulit buah alpukat
memiliki zona hambat tertinggi diamati sebagai 12,0 ± 1,21 mm untuk
Staphylococcus aureus dan 9,5 ± 0,5 untuk Escherichia coli.
Kesimpulan : Berdasarkan kajian penelitian ekstrak kulit alpukat (Persea
Americana) berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri terhadap
Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.